BOLMONG INDUK

Bank artagraha kembali salurkan dana KUR untuk petani bolmong. Bank A.G,Kamis 21/6/2018 bertempat di kelurahan inobonto desa Kaiya kec Bolaang kembali menyalurkan dana KUR kepada para petani tanpa jaminan yang ada di wilayah Kabupaten bolmong melalui bpak angkat Disamping itu bpk hany Pontoh selaku bpk angkat mengatakan,pencairan KUR kali ini adalah lanjutan dari pencairan sebelumnya di mana hal ini menyesuaikan prosedur perbankan dalam menverifikasi berkas calon nasabah sehinggah proses pencairan KUR dilakukan secara bertahap sesuai dengan data yang lolos berkas dari bank Artha Graha. “Kami berharap,dengan sertaan modal yang dipinjamkan dengan beban pengbalian terbilang ringan ini bisa meningkatkan taraf hidup petani di Bolaang Mongondow,harap Hanny Pontoh. Di mana sepanjang di tahun 2018 ini kurang lebih sudah 2oo nasabah yang sudah menerima KUR dari bank artagraha melalui bpk angkat hany Pontoh,penerima KUR kali ini sesuai dengan data yng telah di proses atau di verifikasi oleh pihak bank artagraha berjumlah 48 orang dari desa sauk,desa insil dan dumoga bersatu. Untuk penyaluran kali ini baru berjumlah sekitar 15 nasabah,informasi yang di dapat untuk sisanya kalau tidak ada halangan akan di salurkan di desa insil kecamatan pasi Timur,dalam hal ini di lakukan karena setiap petani yang menerima KUR berasal dari beberapa desa dan bukan cuma satu kecamatan,tapi berasal dari beberapa kecamatan yang berada di wilayah bolmong.oleh sebab itu penyaluran akan di lakukan di beberapa tempat untuk meringankan beban nasabah dalam transportasi yang menerima KUR,jelas hany Pontoh selaku bpk angkat. Hany menjelaskan,penyaluran KUR dari tahun 2017 sampai saat ini sudah mencapai lebih dari 1000 petani khususnya di bolmong telah menerima manfaat dari program dana KUR tersebut,dan telah di targetkan di tahun 2018 ini bisa mencapai 2000 petani bisa merasakan dana KUR. mudah-mudahan dengan program kredit rakyat sejatrah atau kredit usaha rakyat ini kedepannya berjalan baik,dan dari pihak AG bersama bpk angkat hany Pontoh akan memberikan pelayanan semaksimal dan lebih mempercepat proses dalam program ini “kata hany” di samping itu bpk angkat mengatakan kepada para petani yang sudah menerima dana KUR supaya di pergunakan dengan baik atau tepat sasaran agar bisa mendapat hasil panen yang lebih baik dari pada hasil panen sebelumnya. Karena dana tersebut fungsinya untuk menambah modal petani mengelola lahan pertaniannya,sehinggah bisa menambah penghasilan untuk membiayai kebutuhan keluarga. Seperti diketahui sesuai perjanjian kontrak, setiap petani mendapatkan pinjaman dana KUR 5 juta rupiah,dengan suku bunga yang rendah,dengan sistem pengembalian 6 bulan sekali,hal ini menyesuaikan waktu panen atau