TotabuanNaton : Akurat Dan Berimbang

TotabuanNaton.com – Di ketahui maraknya para pelaku PETI yg sering menjadi sorotan publik Salah seorang aktivis BMR berpandangan dari sudut yang berbeda. Rabu (26/01).

Irawan Damopolii dalam sebuah wawancara dengan awak media Totabuan naton mengungkapkan PT JRBM dan perusahaan – perusahan  koperasi yang berbadan hukum jika di sandingkan dengan pelaku PETI maka sama2 adalah penambang.

Perbedaannya ada pada payung hukumnya bahwa pelaku PETI tidak memiliki payung hukum,Namun menurut irawan Damopolii aktivis generasi BMR yang sering menyuarakan rintihan hati para masyarakat penambang mengatakan bahwa presentase nilai kemanusiaan yang tinggi itu ada pada penambang kalangan masyarakat yang menggantungkan sumber kehidupan mereka pada pekerjaan tambang emas.

Masih menurut damopolii,bahwa tentu publik sangat tahu perbedaan antara perusahaan tambang dan pelaku peti itu hanyalah persoalan payung hukumnya.
Tetapi sama – sama mengeksploitasi lingkungan serta sumber daya alam untuk mendapatkan keuntungan dari pekerjaan tambang tersebut Mari bicara dari sisi kemanusiaan.
Seharusnya negara mengintervensi dari sisi pelayanan agar para penambang bisa mendapatkan payung hukum dan di kawal agar dalam pekerjaan mereka itu tetap aman saveti.

Jadi tanggung jawab negara itu harus juga dari sisi pelayanan,Bukan selalu mengacu terus pada penindakan hukum apalagi bagi kaum lemah dari kalangan masyarakat penambang.
Kasihan mereka,bukankah semua warga negara itu sama,dan berhak untuk mendapatkan kelayakan hidup.

Ayolah para penyelenggara negara selamatkan status kerja para penambang PETI ini agar bisa sama2 punya kekuatan hukum seperti para perusahaan – perusahaan yang berbadan hukum lainnya itu, Tutup irawan Damopolii,saat di wawancarai awak media.

Redaksi : Lukman Mokodompit.

By redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *