Jamaah Tablig Belum Ada Yang Positif Sesuai Hasil (rapid diagnostic test) Untuk COVID-19

KOTAMOBAGU

TOTABUANNATON.COM – Kotamobagu / Keberadaan alat tes diagnostik cepat (rapid diagnostic test) untuk COVID-19 di Indonesia saat ini bukan malah memecahkan masalah tapi justru menimbulkan kegelisahan baru di kalangan masyarakat.14/04/2020

Salah satu pentolan jamaah tabliq Donny daeng patobo bahwa dari hasil pemeriksaan yang di lakukan oleh salah satu tim medis dan dokter khusus penanganan COVID 19 secara keseleruhan dari jamaah tabliq masih posisi dalam menunggu hasil dan ternyata masih dalam keadaan negatif,namun sungguh sangat di sayangkan data – data dari jamaah sudah bocor bahkan ada sebagian berita online yg menyatakan jamaah tabliq sudah positif.

Lanjut donny sebagai perwakilan dari gerakan da,wah jamaah tabliq bahwa saya dan teman – teman telah konsultasi dengan dokter ahli penganan covid 19, sebagian jemaah yang kurang lebih tujuh orang tersebut daya tahan tubuhnya dalam keadaan lemah atau imunya menurun,namu bukan menjadi satu hal yang buruk bahwa itu sudah nyata positif,

Masalah utamanya adalah tingkat akurasi hasil rapid test yang rendah, bahkan pada orang dengan gejala. Hal ini mengakibatkan banyak pihak yang melakukan rapid test positif, tapi ternyata tidak terinfeksi atau sebaliknya.

Pemerintah sudah mengakui ketidakakuratan dan ketidakefektifan rapid test dan berencana memperbanyak tes yang menggunakan sampel dari lendir hidung atau tenggorokan dengan tes  real-time reverse transcriptase Polimerase Chain Reaction (rRT-PCR) untuk mendeteksi virus di molekul RNA. Tes PCR lebih akurat mendeteksi virus dibanding tes diagnostik cepat.

Padahal, pemerintah Indonesia sudah menyebar 500.000 rapid test untuk mendeteksi penyakit COVID-19 ke berbagai daerah beberapa waktu yang lalu. Beberapa institusi juga memeriksa secara mandiri.

Tulisan ini berusaha menjelaskan mengapa tes diagnosis cepat ini bisa tidak akurat dalam mendeteksi virus SARS-CoV-2 yang menjadi penyebab COVID-19. ujar donny di sela pertemuan dengan awak media online.

Lukman Mokodompit.

 

Comments

comments

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *