Orang Tua Korban Minta Sidang Kasus Penikaman Imandi Diawasi

BOLMONG INDUK HUKRIM
TOTABUANNATON.COM / Orang Tua korban kasus penikaman meminta agar sidang kasus penikaman yang terjadi pada tanggal 25 Desember Tahun 2019. Yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Cabang (Kacabjari) Dumoga pada Hari Senin (20/4/20) diminta untuk diawasi
Pasalnya, hasil Investigasi dan temuan langsung serta pengakuan sumber dugaan kasus penikaman di jalan AMD Kelurahan Imandi Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) sudah ada konspirasi dengan Jaksa yang menagani kasus tersebut. 20/04/2020/ SENIN
Buktinya hasil laporan resmi dari sumber yang tak mau namanya dipublikasikan, bilamana orang tua pelaku penikaman membeberkan, bilamana anaknya akan keluar pada Bulan Agustus pas dihari Pongucapan Tahun 2020 ini, mengingat Jaksa yang menagani kasus ini sudah diamankan, tinggal Hakimnya,’’ujarnya sumber resmi media ini.
 ”Jadi Jaksanya sudah diamankan tinggal Hakimnya, pada intinya kalau tidak ada konspirasi dan sudah diamankan Jaksanya, barang tentunya tidak mungkin orang tua pelaku berkoar-koar begitu,”beber sumber meminta agar namanya jangan diekspos.
Orang tua korban, Iver Laatung saat dikonfirmasi mengatakan, saya ini sudah dua korban yang dilakukan oleh tersangka Kristian Fandino Kasenda (23). “Pertama anak saya yang kulia dimanado (tersangka red) sudah menghamili anak saya perempuan (19), Kedua Gifaldo Laatung (24) kakanya Bunga hampir menghembuskan nafasnya akibat ditikam oleh pelaku dibagian dadanya mengunakan sembilah pisau, parahnya lagi anak saya Gifaldo Laatung terlihat sudah cacat akibat tangan bagian kanan tidak bisa bergerak lebih, dan pelakunya sekarang sudah diamankan di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kotamobagu,” kata Iver.
”Kronologis kejadian berawal ketika kakanya Bunga pergi menemui (Tersangka red) dan ingin menanyakan pertangung jawabannya atas perbuatan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh tersangka. Malahan bukan jawaban yang didapat melainkan pisau yang bersarang dibagian dadanya, jadi tersangka bisa dijerat dengan pasal berlapis yakni, Penikaman dan Pencabulan, bahkan anak saya (Bunga red) sudah melahirkan,”pungkasnya Iver Laatung
Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Dumoga melalui Jaksa Petuntut, Ronny H Gunawan SH saat dikonfirmasi terkait kasus perkara ini melalui nomor telfon genggamnya 08229xxxxxxx lagi aktif, tetapi tidak mau mengangkat sampai berita ini ditayangkan.(Team) angky,mameng.

Comments

comments

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *